Sabtu, 29 November 2014

Sosialisasi Kebersihan - Arief Surya



Nama : Arief Surya
NIM : 1801385555

Pada Jumat, 17 Oktober 2014 Sesuai dengan tugas yang sudah diberikan TFI (Teach For Indonesia) maka kelompok kami sebagai relawan TFI melakukan kegiatan penyuluhan tentang kebersihan di tempat yang sudah ditetapkan oleh TFI. Kelompok kami ditugaskan untuk melakukan penyuluhan di sebuah toko kelontong yang letaknya dekat dengan kampus BINUS Syahdan. Setelah kami mencari toko tersebut, akhirnya kami pun bertemu dengan pemilik toko yang bernama Ibu Emi. Lalu, kami memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud kedatangan kami yaitu untuk melakukan sosialisasi untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kami pun juga memberikan surat edaran dari Kelurahan kepada Ibu Emi. Setelah itu kami menawarkan diri untuk membantu Ibu Emi menjaga kebersihan lingkungannya dengan menyediakan plastik sampah di depan toko tersebut, Namun Ibu Emi menolak tawaran kami dengan alasan lingkungan depan toko sudah cukup bersih. Setelah melakukan sosialisasi, kami berniat berfoto bersama pemilik toko. Akan tetapi Ibu Emi menolak untuk difoto. Akhirnya kami pun berfoto bersama di depan toko tersebut tanpa Ibu Emi.



 foto bersama di depan toko Ibu Emi

Nilai-nilai Pancasila yang diterapkan dalam kegiatan ini, antara lain :
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yaitu mencintai dan merawat lingkungan seperti dalam ajaran agama.
2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yaitu melakukan sosialisasi sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan yang berpengaruh dalam kesehatan .
3. Sila Persatuan Indonesia, yaitu anggota kelompok bersama-sama melaksanakan kegiatan bersih-bersih ini, semua bersatu dalam tugas.
4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, yaitu menyepakati waktu sosialisasi dan kegiatan yang akan dilakukan terlebih dahulu sebelum pergi ke lokasi.
5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yaitu pembagian tugas bersih-bersih yang adil, tidak anggota kelompok yang bekerja lebih banyak dari yang lain.

Sosialisai Buang Sampah - Ario Manon Sejati

Nama    : Ario Manon Sejati
NIM      : 1801386476
Tanggal : 17 Oktober 2014

Tepat pada hari Jum'at tanggal 17 Oktober 2014 sesuai adanya tugas dari Teach For Indonesia (TFI) maka kelompok kami akhirnya melakukkan sosialisasi atau penyuluhan tentang kebersihan sampah di tempat yang sudah ditentukan. Sesuai instruksi dari TFI, maka kelompok kami mendapatkan tugas untuk mensosialisasikan sebuah toko kelontong yang berlokasi di dekat Kampus Syahdan Bina Nusantara. Lokasi toko ini kurang lebih sekitar 200 meter dari Kampus Syahdan. Setelah kami menemukan toko kelontong ini, akhirnya kami melakukkan pendekatan secara personal dengan pemilik toko tersebut, yang bernama Ibu Emi. Disini kami menjelaskan maksud dan tujuan dari kedatangan kelompok kami ke lokasi tersebut dimana tidak lain adalah untuk melakukkan sosialisasi untuk menjaga kebersihan lingkungan. 
Setelah itu, kami sempat memberikan surat edaran dari Kelurahan setempat kepada pemilik toko lalu kami menawarkan untuk membantu membersihkan daerah di sekitar toko tersebut. Namun, pemilik toko, Ibu Emi menolak tawaran sukarela kami dengan alasan bahwa daerah depan toko itu sudah bersih, jadi tidak perlu dibersihkan lagi. Kelompok kami pun tak putus asa untuk tetap kukuh pada tawaran untuk membersihkan daerah disekitar toko namun Ibu Emi sangat bersikeras untuk tidak membersihkan daerah disekitar toko tersebut.
Pada akhirnya, kamipun menuruti kemauan Ibu Emi dan tak lupa kami ingin mendokumentasikan kegiatan kami dengan mengambil foto kami bersama Ibu Emi. Namun, lagi-lagi Ibu Emi menolak tawaran kami, dan akhirnya kami hanya berfoto bersama di depan toko kelontong milik Ibu Emi tanpa dirinya.
Foto bersama didepan Toko milik Ibu Emi
Nilai-nilai Pancasila yang diterapkan dalam kegiatan ini, antara lain :
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yaitu kita harus menjaga, mencintai dan merawat lingkungan sebaik-baiknya sebagaimana yang diajarkan oleh Tuhan kepada kita.
2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yaitu kita secara tidak langsung telah membantu pekerjaan orang lain (karyawan kebersihan) di sekitar area tersebut, sehingga ada nilai dalam tolong-menolong dalam aktivitas ini
3. Sila Persatuan Indonesia, yaitu tingginya kekompakan dan solidnya kerjasama kelompok kami dalam melaksanakan kegiatan bersih-bersih ini.
4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, yaitu membagi tugas mengenai area mana saja yang akan dibersihkan per anggota sebelum kegiatan dimulai
5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yaitu Adilnya pembagian tugas kepada masing masing anggota kelompok, sehingga tidak ada anggota yang proporsi kerjanya terlalu banyak atau terlalu sedikit.






Selasa, 25 November 2014

Sosialisasi buang sampah

Nama : Jason Nathanael
NIM : 1801384590
Hari/tanggal :  Jumat /17 Oktober 2014

Pada hari ini, sesuai dengan yang sudah ditugaskan oleh TFI maka kelompok kami melakukan kegiatan penyuluhan tentang kebersihan sampah di tempat yang sudah ditentukan. Kelompok kami mendapatkan tugas melakukan penyuluhan di sebuah toko kelontong yang letaknya tidak jauh dari Kampus Syahdan. Setelah berusaha mencari toko tersebut, akhirnya kami bertemu dengan pemilik toko kelomtong tersebut. Pemilik toko tersebut bernama ibu Emi. Lalu, kami menjelaskan maksud kedatangan kami yaitu untuk melakukan sosialisasi untuk menjaga kebersihan lingkungan. Tidak lupa juga kami memberkan surat edaran dari Kelurahan. Setelah itu kami menawarkan untuk membantu membersihkan daerah di sekitar toko tersebut. Namun Ibu Emi menolak dengan alasan bahwa daerah depan toko miliknya itu sudah bersih, tidak perlu dibersihkan lagi. Walaupun kami terus menawarkan untuk membantu membersihkan, Ibu Emi tetap bersihkeras bahwa daerah di depan toko tersebut tidak perlu dibersihkan lagi. Akhirnya kami menuruti keinginan Ibu Emi. Setelah melakukan sosialisasi, tidak lupa kami ingin mengambil foto bersama. Namun ternyata Ibu Emi tidak ingin dirinya difoto. Akhirnya kami hanya berfoto bersama di depan toko kelontong tanpa adanya Ibu Emi. Berikut fotonya :
berfoto bersama didepan toko kelontong
Nilai Pancasila yang diterapkan adalah:
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yaitu mencintai dan merawat lingkungan seperti dalam ajaran agama.
2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yaitu melakukan sosialisasi sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan yang berpengaruh dalam kesehatan .
3. Sila Persatuan Indonesia, yaitu anggota kelompok bersama-sama melaksanakan kegiatan bersih-bersih ini, semua bersatu dalam tugas.
4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, yaitu menyepakati waktu sosialisasi dan kegiatan yang akan dilakukan terlebih dahulu sebelum pergi ke lokasi.
5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yaitu pembagian tugas bersih-bersih yang adil, tidak anggota kelompok yang bekerja lebih banyak dari yang lain.

Senin, 24 November 2014

Sosialisasi Kebersihan - Yacob

Nama  : Yacob
NIM    : 1801384350

Pada Jumat, 17 Oktober 2014, kelompok kami sebagai relawan TFI (Teach for Indonesia) melakukan kegiatan sosialisasi tentang kebersihan di sebuah toko di dekat area kampus Binus (Syahdan). Sesuai dengan tempat yang telah ditetapkan TFI, tempat kami melakukan sosialisasi pada sebuah toko kelontong. Setelah sempat mencari-cari di sekitar lokasi, akhirnya kami bertemu dengan pemilik toko yang bernama Ibu Emi. Kami pun memperkenalkan diri sebagai mahasiswa dari Universitas Bina Nusantara yang sedang bertugas sebagai relawan dari TFI. Lalu, kami menjelaskan maksud kedatangan kami yaitu untuk melakukan sosialisasi untuk menjaga kebersihan lingkungan sesuai dengan surat edaran dari Kelurahan. Kami pun menawarkan ingin membantu Ibu Emi menjaga kebersihan lingkungannya dengan menyediakan plastik sampah di depan toko Ibu Emi, akan tetapi ditolak dengan alasan sudah cukup bersih. Setelah selesai melakukan kegiatan sosialisasi tersebut, kami pun berniat mengambil foto di depan toko bersama pemilik toko sebagai bukti sosialisasi. Sayangnya Ibu Emi menolak untuk difoto meski kami sempat mencoba membujuknya. Sehingga hanya anggota kelompok kami yang ada di dalam foto kegiatan sosialisasi.
 

Nilai Pancasila yang diterapkan adalah:
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yaitu mencintai dan merawat lingkungan seperti dalam ajaran agama.
2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yaitu melakukan sosialisasi sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan yang berpengaruh dalam kesehatan .
3. Sila Persatuan Indonesia, yaitu anggota kelompok bersama-sama melaksanakan kegiatan bersih-bersih ini, semua bersatu dalam tugas.
4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, yaitu menyepakati waktu sosialisasi dan kegiatan yang akan dilakukan terlebih dahulu sebelum pergi ke lokasi.
5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yaitu pembagian tugas bersih-bersih yang adil, tidak anggota kelompok yang bekerja lebih banyak dari yang lain.

Buang Sampah 3 - Ario Manon Sejati

Nama   : Ario Manon Sejati
NIM     : 1801386476
Waktu  : Kamis,  30 Oktober 2014

Pada hari Kamis tanggal 30 Oktober 2014 akhirnya kelompok kami kembali membersihkan area di sekitar Kampus Anggrek Bina Nusantara, namun area yang akan dibersihkan telah ditentukan oleh pihak Building Management Anggrek, diantaranya area yang akan dibersihkan yaitu :

  1. Kantin Basement
  2. Area Level One
  3. Area Admisi
  4. Area SWR
  5. Gerbang Depan
Setelah kami berdiskusi dan telah selesai membagi tugas maka saya mendapat tugas untuk membersihkan area disekitar SWR dan gerbang depan. Ternyata, kondisi di area SWR ini tidak bersih karena saya menemukan beberapa sampah bekas boks makanan dan plastik-plastik bekas makanan. Setelah itu saya mengumpulkan semua sampah-sampah tadi dan membuangnya dalam tempat sampah besar yang telah disediakan di area SWR tersebut.
Proses buang sampah di area SWR


Nilai-nilai Pancasila yang diterapkan dalam kegiatan ini, antara lain :
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yaitu kita harus menjaga, mencintai dan merawat lingkungan sebaik-baiknya sebagaimana yang diajarkan oleh Tuhan kepada kita.
2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yaitu kita secara tidak langsung telah membantu pekerjaan orang lain (karyawan kebersihan) di sekitar area tersebut, sehingga ada nilai dalam tolong-menolong dalam aktivitas ini
3. Sila Persatuan Indonesia, yaitu tingginya kekompakan dan solidnya kerjasama kelompok kami dalam melaksanakan kegiatan bersih-bersih ini.
4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, yaitu membagi tugas mengenai area mana saja yang akan dibersihkan per anggota sebelum kegiatan dimulai
5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yaitu Adilnya pembagian tugas kepada masing masing anggota kelompok, sehingga tidak ada anggota yang proporsi kerjanya terlalu banyak atau terlalu sedikit.

Buang Sampah 2 - Ario Manon Sejati

Nama   : Ario Manon Sejati
NIM     : 1801386476
Waktu  : Sabtu, 18 Oktober 2014

Setelah beberapa waktu yang lalu kelompok kami mengadakan kegiatan bersih-bersih, pada hari Sabtu, 18 Oktober 2014 kami kembali mengadakan kegiatan bersih-bersih kembali di sekitar kampus Anggrek Bina Nusantara. Area yang akan kami bersihkan ditentukan oleh Pihak Building Management Bina Nusantara, berikut area-area yang akan kami bersihkan antara lain yaitu :

  1. Area di sekitar depan Admisi
  2. Area Warnet Level One
  3. Area SWR
  4. Kantin Basement
  5. Gerbang Masuk
Ya, area yang kami dapatkan tidak jauh berbeda dengan kegiatan bersih bersih yang pertama kali kami lakukkan. Akhirnya setelah kami berdiskusi dan membagi tugas, saya dapat tugas untuk membersihkan area di sekitar SWR dan kantin basement.  Kondisi di sekitar area ini tidak terlalu bersih karena saya menemukan beberapa sampah seperti bungkus makanan, daun dan plastik berserakan. Namun, saya bergegas membuang semua sampah tadi ke tempat sampah yang sudah disediakan. Sehingga kini area tersebut sudah bersih.
Proses bersih-bersih 


Nilai-nilai Pancasila yang diterapkan dalam kegiatan ini, antara lain :
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yaitu kita harus menjaga, mencintai dan merawat lingkungan sebaik-baiknya sebagaimana yang diajarkan oleh Tuhan kepada kita.
2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yaitu kita secara tidak langsung telah membantu pekerjaan orang lain (karyawan kebersihan) di sekitar area tersebut, sehingga ada nilai dalam tolong-menolong dalam aktivitas ini
3. Sila Persatuan Indonesia, yaitu tingginya kekompakan dan solidnya kerjasama kelompok kami dalam melaksanakan kegiatan bersih-bersih ini.
4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, yaitu membagi tugas mengenai area mana saja yang akan dibersihkan per anggota sebelum kegiatan dimulai
5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yaitu Adilnya pembagian tugas kepada masing masing anggota kelompok, sehingga tidak ada anggota yang proporsi kerjanya terlalu banyak atau terlalu sedikit.

Minggu, 23 November 2014

Buang Sampah 1 - Ario Manon Sejati

Nama    : Ario Manon Sejati
NIM      : 1801386476
Waktu   : Kamis, 16 Oktober 2014

Sehubungan dengan adanya tugas yang diberikan oleh TFI (Teach For Indonesia) maka saya beserta rekan-rekan yang terdiri atas 6 orang melakukkan kegiatan bersih-bersih yang pertama kalinya di Bina Nusantara.

Pada hari Kamis, tepatnya tanggal 16 Oktober kami mendapatkan tugas untuk membersihkan beberapa titik area di sekitar Kampus Anggrek Bina Nusantara, sebelumnya kami telah bekerja sama dengan pihak Building Management Anggrek Bina Nusantara untuk membersihkan beberapa area yang telah ditentukan oleh mereka, diantaranya adalah sebagai berikut :
1 Kantin Basement
2 Kantin Musholla
3 Area SWR
4 Area Warnet Level One
5 Gerbang masuk
Setelah kelompok kami selesai diskusi untuk membagi tugas, maka saya langsung mendapat tugas untuk membersihkan area disekitar kantin basement. Keadaan area ini tidak terlalu kotor, karena sampah-sampah yang saya temukan relatif sedikit, saya hanya menemukan ada beberapa tisu dan plastik bekas sedotan atau bungkus makanan di sudut area kantin atau kolong kursi. Akhirnya, saya menyapu semua sampah kecil tadi sehingga area kantin menjadi bersih.

Proses bersih-bersih di area kantin 

Nilai-nilai Pancasila yang diterapkan dalam kegiatan ini, antara lain :
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yaitu kita harus menjaga, mencintai dan merawat lingkungan sebaik-baiknya sebagaimana yang diajarkan oleh Tuhan kepada kita.
2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yaitu kita secara tidak langsung telah membantu pekerjaan orang lain (karyawan kebersihan) di sekitar area tersebut, sehingga ada nilai dalam tolong-menolong dalam aktivitas ini
3. Sila Persatuan Indonesia, yaitu tingginya kekompakan dan solidnya kerjasama kelompok kami dalam melaksanakan kegiatan bersih-bersih ini.
4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, yaitu membagi tugas mengenai area mana saja yang akan dibersihkan per anggota sebelum kegiatan dimulai
5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yaitu Adilnya pembagian tugas kepada masing masing anggota kelompok, sehingga tidak ada anggota yang proporsi kerjanya terlalu banyak atau terlalu sedikit.